Ustaz Somad: Rangga Ajarkan Anak Bangsa Tentang Arti Menjaga Kehormatan

51
Tangkapan layar instagram @ustadzabdulsomad_official

Banda Aceh – Bocah asal Aceh Timur, Rangga (9) yang meninggal dunia setelah dibunuh saat menolang ibunya yang hendak diperkosa mendapat respon dari penceramah kondang, Uztaz Abdul Somad (UAS).

“Ananda Rangga; dengan perbuatanmu engkau telah mengajarkan pada anak bangsa ini tentang arti menjaga kehormatan, walau mesti dibayar dengan nyawa,” tulis UAS dalam postingan di akun instagram @ustadzabdulsomad_official, Jumat (16/10/2020) malam.

Hingga Sabtu (17/10/2020) pukul 17.30 WIB, postingan tersebut telah ditanggapi oleh 324.908 netizen. Postingan ini juga mendapat 5.404 komentar.

Aksi pembunuhan itu terjadi pada Jumat (9/10/2020) jelang tengah malam di Desa Alue Gading, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur.

Rangga dibunuh oleh seorang pelaku berinisial S. Kejadian ini persis saat Rangga menolong ibunya yang hendak diperkosa oleh pelaku.

Pasca kejadian itu, tim gabungan Polri, TNI beserta masyarakat akhirnya berhasil menangkap pelaku pada Minggu (11/10/2020) pagi di Desa Alue Gading, Kecamatan Birem Bayeun.

Dalam postingannya, UAS juga ikut memposting sepenggal potongan hadist yang berbunyi; ‘Rasulullah Saw bersabda: “Siapa yang terbunuh karena membela keluarganya, maka ia mati syahid”. (HR. at-Tirmidzi).’

Menurut UAS, Rangga meninggal dunia dan menghadap Allah SWT tanpa dosa, karena belum aqil baligh. “Engkau mulia dengan derajat syahid. Syahid berarti disaksikan, karena seluruh malaikat menyambut ruhmu,” tulis UAS.

“Syahid berarti menyaksikan, karena engkau telah menyaksikan tempatmu di surga sebelum kematian tiba,” sambung UAS.

UAS menambahkan, Rangga merasakan sakaratulmaut hanya seperti cubitan lembut pada kulit yang halus. Almarhum juga terbebas dari azab kubur dan hisab.

Ruh almarhum Rangga, kata UAS, berada di paruh burung-burung berwarna hijau terbang kian kemari di dalam surga.

Bila engkau diberi Allah kuasa untuk memberi syafaat, berikanlah sebagiannya untuk hamba Allah yang hina: abdul somad,” tulis penceramah asal Riau itu. [P-04]

Tinggalkan Komentarmu!